S.E.N.I.O.R

Ada yg tak pernah berubah dari engkau

Tatapan penuh gembira yg melekat

Senyuman ramah yg tak beranjak

Serta genggaman tangan yg tak pernah lepas. 
Pernah sekali kau mendapatiku

Menangis dalam kecewa

Sakit dalam ragu yg tak berkesudahan

Dan teluka dalam amarah

Kau menepuk pundakku berulang kali

Mengingatkan aku perihal jalan yg memang tak selalu lurus
Satu ketika aku lagi-lagi diserang kecewa

Aku lagi-lagi terkubur dalam ragu

Dan aku lagi-lagi berniat untuk pergi. 

Lalu kau kembali mengingatkanku

Bahwa betapa rumah adalah tempat nyaman untuk kembali

Kau bilang: Ini rumahmu, aku tak pernah memaksamu tinggal tapi pulanglah sesering kau bisa, karna rumahmu memang tempat mu pulang. 
Kau tahu persis cara meredam kecewa

Kau tahu cara membuatku tetap tinggal

Menempati rumah yg memperkenalkanku sosokmu

Sosok pemimpin yg lupa arogan

Sosok kakak yg tak memiliki ego

Dan sosok senior yg tak tau menyalahgunakan kuasa. 
Aku bilang; 

Kau adalah rentetan waktu yg tak pernah usang

Angka yg tak terhitung

Tongkat yg tak lapuk

Kata yg tak terucap

Dan berharap engkau tetap seperti itu!! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s