LUKA

Betapa harapku telah sangat kau lukai tuan!

Tuan! Aku terluka. 

Lagi dan lagi karna memikirmu

Jatuh pada pengharapan yg kau tabur namun tak ingin kau rawat.

Pada kubangan mimpi yg kau cipta namun perlahan kau taburi duri. 

Ada apa tuan? 

Mengapa memberiku harap jika tak mengharapku? 

Mengapa menabur rasa jika tak memetik? 

Mengapa meleburkan kasih jika tak memungut? 

Tuan! Aku akan memberi tahu sesuatu. 

Kau tahu tuan, kau sukses. 

Sukses membuatku menggantung lagi harap yg pernah aku lemarikan

Sukses membuatku melukis angan yg terbentang luas. 

Sukses membuatku jatuh pada rasa yg melara.

Dan sukses membuatku kembali pada luka yg kau sembuhkan dulu. 

Tuan! Ingin ku mengucap rasa terimakasih. 

Karna telah mengenalkanku kembali pada luka terhadap pengharapan yg terlampau jauh.

Benar katamu dulu tuan! 

Aku memang terlalu bodoh menaruh harap pada mereka yg pengecut! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s