PERNAH! 

Aku pernah menjadi kuat, 

Sebelum akhirnya jatuh dihadapan orang yang salah.

Mempercayakan rajutan mimpi untuk digenggam bersama. 

Lalu sekejap waktu dirusak dengan sengaja. 
Harap yg dulu dibangun perlahan

Dipatah hanya dengan satu kalimat; 

“Pergilah! Kita berbeda”

Brengsek bukan? Haha
Celoteh perihal 

“karma must apply to anyone”

Menjadi sangat familiar, 

Terdengar layaknya hanya itu yg mampu mereka ucapkan. 

Sayangnya itu sama sekali tak membantu,

Lebih tepatnya kalimat itu justru membuat ikhlasku mati perlahan. 
Di tengah luka yg kian menyakitkan, 

Aku kian menyukai mereka yg datang lantas berkata; “Tenanglah! Tuhan bersamamu”

Kalimat itu, Adalah penenang terindah untuk kening yg ditinggal kecupan pada setiap pengantar tidurnya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s